LIKA LIKU KEHIDUPAN KIARA
Di suatu kota kecil hiduplah
seorang anak perempuan cantik jelita bernama Kiara. Ia tinggal di rumah besar
dan tua bersama ibunya. Ayahnya telah meninggalkan Kiara sejak ia masih bayi.
Ibu Kiara bernama Kinanti, ia terkenal sangat cantik dan baik hati. Ia suka
menolong orang yang kelaparan di jalan. Kota kecil yang Kiara tinggali memang
banyak orang yang tidak mampu. Kiara dan Ibunya sangat beruntung karena mereka
masih memiliki harta lebih sehingga sebagian hartanya dapat membantu orang
orang yang tidak mampu.
Setiap pagi Kiara dan Kinanti pergi
ke kebun bauh mereka. Mereka juga sering pergi ke pasar untuk membeli bahan
bahan makanan. Hubungan antara Kiara dan Kinanti sangatlah dekat. Setiap hari
mereka menghabiskan waktu bersama. Sampai suatu malam, Kiara merasa lapar, ia
pergi ke dapur untuk memasak sesuatu. Tak ia sangka, ia tertidur di dapur. Api
menyambar kayu dan rotan di rumahnya. Ia terbangun melihat api yang besar dan
ia bergegas menyelamatkan dirinya. Ia tersadar, Ibunya masih di dalam rumah dan
sedang tertidur pulas. Ia mencoba kembali ke dalam rumah untuk menyelamatkan
ibunya. Sayangnya, nyawa Kinanti tak terselamatkan. Kiara tak percaya akan hal yang ia
lakukan semalam. Ia masih tak percaya kehilangan ibunya yang ia sayangi. Kiara sangat sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan ini. Kini ia hanya seorang diri. Gadis berumur 16 tahun itu benar benar tak punya
siapa siapa. Dengan berat hati ia pergi dari kota kecil penuh kenangan masa
kecilnya. Ia pergi ke suatu hutan dan membuat rumah disana. Ia memulai
kehidupannya sendiri di Hutan itu. Ia percaya kelak ia akan bertemu seseorang yang sayang kepadanya sama seperti ibunya.
Semakin hari Kiara semakin cantik
seperti ibunya. Setelah lima tahun dari tragedi kebakaran yang menimpanya,
datanglah seorang pria ke hutan tersebut. Pria itu tidak datang sendirian, ia
datang bersama beberapa saudaranya. Mereka hendak berburu rusa. Tak sengaja pria
tersebut melihat Kiara sedang menyapu halaman rumahnya. Ia tertarik untuk lebih
mengenal Kiara. Ia ingin menghampiri Kiara, tetapi karena hari sudah mulai
gelap, ia harus pergi dari hutan itu bersama saudara saudaranya.
Keesokan harinya, ia pergi lagi ke
hutan itu. Namun, ia pergi seorang diri dengan kuda hitamnya. Sesampainya di
Hutan, mereka saling berpapasan. Kiara jatuh hati pada pandangan pertama. Kiara memang telah menanti nanti pria dengan sabar pria yang nantinya menjadi pasangan hidupnya. Pria itu sangatlah tampan dan baik hati. Mereka saling berkenalan, berbincang bincang. Hubungan mereka semakin hari semakin dekat. Pria itu
memutuskan untuk menikahi Kiara. Kiara dan pangeran itu hidup bersama.
TAMAT
Pesan moral yang dapat dipetik dari cerita diatas adalah kita harus menghadapi segala cobaan dengan sabar, tabah serta ikhlas.
Comments
Post a Comment